Ini Dia Mobil Penumpang Pertama Buatan Jepang

 Ini Dia Mobil Penumpang Pertama Buatan Jepang

Negara Jepang kerap dianggap sebagai salah satu produsen otomotif terkemuka di atas muka bumi. Produk-produknya pun tidak perli dipertanyakan lagi kehandalannya.

Mobil yang dibuat pertama kali di Mepang sendiri adalah Mitsubishi Model A, yang dilahirkan untuk pertama kali pada tahun 1917, atau tepat sertus tahun yang lalu.

Saat itu, Mitsubishi masih belum menjadi pabrikan mobil, melainkan produsen kapal. Mitsubishi Model A sendiri dibangun di bekas galangan kapal.

Mitsubishi Model A dulunya memiliki basis dari Fiat Tipo 3, dengan konfigurasi 4 pintu dan 7 tempat duduk, serta mengandalkan mesin 2.8 liter 4 silinder dengan tenaga sebesar 35 hp, dan kecepatan maksimal hanya sampai 100 km/jam saja.

Namun, karena biaya produksi yang tinggi, Mitsubishi Model A hanya dibuat sebanyak 22 unit saja hingga tahun 1921 dari galangan kapal di kota Kobe Jepang.

Alasan dari mahalnya biaya produksi akibat pembuatannya saat itu masih menggunakan tangan, dan harus menghadapi mobil buatan Amerika dan Eropa yang jauh lebih murah.

Sejak tahun 1921, Mitsubishi berhenti membuat mobil penumpang, dan fokus pada kendaraan komersial dengan merek Fuso, hingga kembali memproduksi mobil pada tahun 1960.

source :
https://0m4tmmir0vtunf.storage.googleapis.com/index_66.html
https://bt7ab1wnxksyw6.storage.googleapis.com/index_67.html
https://cij94fwtro1ciq.storage.googleapis.com/index_68.html
https://by9ek3065jbii3.storage.googleapis.com/index_69.html
https://04lm4z6h3xupsn.storage.googleapis.com/index_70.html
https://czuwvcl44f9ab5.storage.googleapis.com/index_71.html
https://ncmwa4fx6ecuj7.storage.googleapis.com/index_72.html
https://ta8tk4gfvw6c1f.storage.googleapis.com/index_73.html
https://5xbfpoa7fotryn.storage.googleapis.com/index_74.html
https://eusaflugo91y2t.storage.googleapis.com/index_75.html

Mengganti Satu Ban Dapat Pengaruhi Kinerja Mobil

Mengganti Satu Ban Dapat Pengaruhi Kinerja Mobil

Mengganti satu ban lama dengan baru ternyata akan mempengaruhi kinerja kendaraan.

Pengaruhnya tak hanya berdampak pada usia pakai ban baru, namun juga komponen lain seperti sistem supensi, rasio gigi dan transmisi.

Namun, apabila penggantian satu ban diperlukan, ada baiknya memperhatikan beberapa hal berikut.

Hal pertama adalah memasang ban baru di bagian belakang. Ban baru tentunya akan memiliki pola tapak lebih dalam ketimbang yang lama.

Jika diletakkan di belakang, mobil akan mencengkram jalanan lebih baik, sehingga kendaraan menjadi stabil.

Hal kedua adalah memasangkan ban baru dengan ban lama yang masih memiliki pola tapak cukup dalam.

Risiko mobil terpelintir, khususnya saat kondisi hujan bisa saja terjadi apabila ban lama yang dipasangkan tak memiliki pola tapak baik.

Dari keseluruhan hal di atas, yang paling terpenting adalah mengganti keseluruhan ban dalam satu waktu.

Kerugian akibat penggantian ban lama yang masih bagus akan setimpal dengan menjaga keselamatan Anda.

source :
https://bfk0fjn9pg0i9j.storage.googleapis.com/index_21.html
https://50c2b3ezsil6ro.storage.googleapis.com/index_22.html
https://1q5z0qv9uzp9ry.storage.googleapis.com/index_23.html
https://7j63j57lzixyrp.storage.googleapis.com/index_24.html
https://5ecwor0m74qlyk.storage.googleapis.com/index_25.html
https://fr7qpyx0znbgz0.storage.googleapis.com/index_26.html
https://k014u55rz90eia.storage.googleapis.com/index_27.html
https://f100fh2yvm0595.storage.googleapis.com/index_28.html
https://tmbjryrx5m3ub6.storage.googleapis.com/index_29.html
https://i4920yy3uwffwc.storage.googleapis.com/index_30.html

Banjir Berisiko Merusak Klakson

Banjir Berisiko Merusak Klakson

Saat menerjang banjir, pengendara cenderung berpikir tindakan tersebut hanya akan membuat kendaraan mogok. Padahal, terdapat risiko lainnya seperti rusaknya komponen pendukung seperti klakson.

Ya, klakson sebagai perangkat pemberi peringatan ini sangat rentan apabila terkena air. Tak hanya memperpendek usia pakainya, klakson yang terkena air dapat rusak seketika.

“Memang musuh terbesar klakson itu air. Kalau air sudah masuk ke dalam perangkat klakson akan sulit diperbaiki. Cenderung diganti dengan baru,” jelas Andy See selaku Head of Sales Hella Asia Singapore

Oleh karena itu, ada baiknya menghindari jalur yang terkena banjir. Apabila terpaksa, pastikan terlebih dahulu klakson berada di posisi yang aman.

“Lebih baik menghindari, memang komponen ini jarang diperhatikan pengendara. Tapi kalau sudah rusak, akan merepotkan. Mengingat fungsinya sangat penting untuk menghindari insiden yang tak diinginkan,” jelas Andy.

source :
https://i3vz78u0qhwf98.storage.googleapis.com/index_70.html
https://nbfej9vj7koujv.storage.googleapis.com/index_71.html
https://zts6c76bza4h6x.storage.googleapis.com/index_72.html
https://pbz0w8woaips22.storage.googleapis.com/index_73.html
https://e359nanjm5774w.storage.googleapis.com/index_74.html
https://chgc79v0klah5g.storage.googleapis.com/index_75.html
https://u7nkmzcqquu335.storage.googleapis.com/index_76.html
https://1p9s5ap3smh6u5.storage.googleapis.com/index_77.html
https://vm6w40rmrukh5b.storage.googleapis.com/index_78.html
https://2z2ox6ct2eba5c.storage.googleapis.com/index_79.html